LIRIK SULANGAN MANGAN - TRIO ELEXIS LENGKAP CHORD GITAR & KEYBOARD + ARTI DAN MAKNA LAGU

SULANGAN MANGAN
Nunga lam rambon Simalolonghu
Nunga lam jonok ari-ariku
Dihatuaonkon dao hamu sude
Punjung sasada au dihutaon
Oh hamu sude ianakkonhu
Isedo hamu na olo loja
Lao parosehon au pature-ture au
Andorang somarujung ngolukkon
Reff
Lirik Sulangan Mangan
Sulangan mangan nama au
Jala ikkon sulangan minum
Siparidihon na ma au
Jala ikkon togu-toguhon
Atik boha marujung ngolukkon
Tung isema manutup matakkon
Lagu terbaru tersedia di sini: Silahkan “KLIK INI” untuk melihat lirik lagu terbaru tersbut.!
Sulangan Mangan
Kunci Dasar: C
Verse 1:
C F
Nunga lam rambon simalolonghu
G C
Nunga lam jonok ari-ariku
Am Dm
Dihatuaonkon dao hamu sude
G C
Punjung sasada au dihuta on
Verse 2:
C F
Oh hamu sude ianakkonhu
G C
Ise do hamu na olo loja
Am Dm
Lao parosehon au pature-ture au
G C
Andorang so marujung ngolukkon
Chorus (Reff):
C F
Sulangan mangan nama au
G C
Jala ikkon sulangan minum
Am Dm
Siparidihon nama au
G C
Jala ikkon togu-toguhon
C F
Atik boha marujung ngolukkon
G C
Tung ise ma manutup matakkon
Am Dm
Atik boha marujung ngolukkon
G C
Tung ise ma manutup matakkon
1. Sulangan Mangan
Lagu ini merupakan salah satu lagu Batak yang sarat dengan makna kehidupan, khususnya tentang masa tua, kelemahan fisik, dan ketergantungan kepada orang lain. “Sulangan Mangan” secara harfiah menggambarkan kondisi seseorang yang sudah tidak mampu lagi makan dan minum sendiri, sehingga harus disuapi. Kata pengantar dari lagu ini membawa kita masuk ke suasana yang sangat emosional dan reflektif, di mana seorang yang sudah lanjut usia menyampaikan isi hatinya kepada anak-anaknya. Lagu ini tidak hanya sekadar karya seni, tetapi juga menjadi cermin realitas kehidupan manusia yang pasti akan mengalami masa penurunan fisik.
2. Arti lagu ini
Arti dari lagu ini adalah ungkapan hati seseorang yang telah memasuki masa tua dan tidak lagi memiliki kekuatan seperti dahulu. Ia menyadari bahwa hidupnya sudah mendekati akhir, tubuhnya melemah, dan ia mulai bergantung pada orang lain, terutama anak-anaknya. Lagu ini juga mengandung harapan agar anak-anak tetap setia merawat dan memperhatikan orang tua di masa tua mereka. Di sisi lain, lagu ini menjadi pengingat bahwa kehidupan manusia bersifat sementara dan akan berakhir pada waktunya.
3. Terjemahan Indonesia
Berikut terjemahan bebas dalam Bahasa Indonesia:
Rambutku sudah semakin memutih
Hari-hariku semakin mendekati akhir
Kalian semua sudah jauh dariku
Tinggallah aku sendiri di kampung
Wahai kalian anak-anakku
Siapakah di antara kalian yang rela lelah
Untuk merawat aku dan mengurus aku
Sebelum berakhir hidupku
Reff:
Aku sudah harus disuapi makan
Dan juga harus disuapi minum
Aku yang harus dibersihkan
Dan harus dituntun
Entah kapan hidupku akan berakhir
Dan siapa yang akan menutup mataku nanti
4. Makna Lagu ini
Makna utama lagu ini adalah tentang penghormatan kepada orang tua dan realitas kehidupan di masa tua. Lagu ini menekankan bahwa setiap manusia pada akhirnya akan mengalami kelemahan dan ketergantungan. Ada beberapa makna penting:
Masa tua adalah fase yang tidak bisa dihindari oleh manusia.
Orang tua membutuhkan perhatian, kasih sayang, dan pengorbanan dari anak-anaknya.
Kehidupan manusia memiliki batas waktu yang tidak diketahui kapan berakhir.
Ada nilai moral tentang tanggung jawab anak terhadap orang tua.
Lagu ini juga mengandung pesan etika yang kuat dalam budaya Batak, yaitu pentingnya berbakti kepada orang tua sebagai bentuk penghormatan dan kasih.
5. Latar belakang lagu ini
Lagu ini lahir dari realitas sosial dalam masyarakat Batak, di mana hubungan keluarga sangat dijunjung tinggi. Dalam budaya Batak, orang tua memiliki posisi yang sangat dihormati, dan anak-anak diharapkan merawat orang tua mereka di masa tua. Lagu ini kemungkinan terinspirasi dari pengalaman nyata yang sering terjadi, di mana orang tua yang sudah lanjut usia merasa kesepian atau kurang diperhatikan. Oleh karena itu, lagu ini menjadi semacam kritik sosial sekaligus nasihat moral bagi generasi muda agar tidak melupakan tanggung jawab mereka terhadap orang tua.
6. Fakta menarik atau keunikan lagu ini
Beberapa keunikan dari lagu ini antara lain:
Menggunakan bahasa Batak yang sederhana namun sangat menyentuh hati.
Tema lagu jarang diangkat secara mendalam dalam musik populer, yaitu tentang ketergantungan di masa tua.
Memiliki kekuatan emosional yang tinggi, sering membuat pendengar tersentuh atau bahkan menangis.
Mengandung nilai budaya dan moral yang kuat tentang keluarga.
Lagu ini sering digunakan dalam momen refleksi keluarga atau acara adat.
Keunikan lainnya adalah sudut pandang lagu ini berasal dari orang tua, bukan anak, sehingga memberikan perspektif yang berbeda dan lebih mendalam.
Kesimpulan
Lagu “Sulangan Mangan” adalah karya yang sangat menyentuh dan penuh makna tentang perjalanan hidup manusia menuju masa tua. Lagu ini mengingatkan bahwa kekuatan fisik tidak akan selamanya ada, dan pada akhirnya manusia akan bergantung pada orang lain. Melalui liriknya, lagu ini mengajak pendengar untuk lebih menghargai orang tua, memberikan perhatian, dan merawat mereka dengan kasih. Selain itu, lagu ini juga menjadi refleksi bahwa hidup ini sementara dan harus dijalani dengan penuh kasih, terutama dalam hubungan keluarga. Secara keseluruhan, lagu ini bukan hanya karya seni, tetapi juga pesan moral yang kuat bagi kehidupan manusia.
#LaguBatak #BatakSong #MusikBatak #Liriklagubatak #BatakHits
Belum ada Komentar untuk "LIRIK SULANGAN MANGAN - TRIO ELEXIS LENGKAP CHORD GITAR & KEYBOARD + ARTI DAN MAKNA LAGU"
Posting Komentar