Lirik Lungun - Lengkap Chord Gitar & Keyboard + Arti dan Makna Lagu
Sabtu, 28 Maret 2026
Tulis Komentar

Lungun
Di borngin na makkolom on
Hundul ma sasada auManetek ma da ilukki
Marningot ho da hassian
Tu ise ma hatahononku
Nahancit na hutaon on
Didia ho ito na lagu
Ditadingkon ho au ito dohot holongk
Sihol… Masihol au tu ho
Tarpaima, tarpaima dison…Lungun… Malungun rohakki
Soadong ubat ni lungunki
Ito… Mulak ma ho tu au
Tung asi roham di au hasian
Mulak ma ho na lagu
Ito masihol hian do au
naeng hu haol ho, naeng hu umma ho
Songon na uji
Masihol au tu ho………
Lagu terbaru tersedia di sini: Silahkan “KLIK INI” untuk melihat lirik lagu terbaru tersbut.!
Lungun = C
Intro:
C F G C
F G C G
Verse 1
C G
Di borngin na makkolom on
F C
Hundul ma sasada au
F C
Manetek ma da ilukki
G C G
Marningot ho da hassian
Verse 2
C G
Tu ise ma hatahononku
F C
Nahancit na hutaon on
F C
Didia ho ito na lagu
G C
Ditadingkon ho au dohot holongki
Chorus (Reff:)
G C
Sihol… Masihol au tu ho
G C
Tarpaima, tarpaima dison…
G C
Lungun… Malungun rohakki
D G
Soadong ubat ni lungunki
C F
Ito… Mulak ma ho tu au
G C
Tung asi roham di au hasian
F C
Mulak ma ho na lagu
Bridge
G
Ito masihol hian do au
F C
naeng hu haol ho, naeng hu umma ho
G
Songon na uju i...
F G C
Masihol au tu ho…
Lagu “Lungun” merupakan salah satu karya musik Batak yang menonjolkan kekuatan emosi melalui kesederhanaan lirik dan kedalaman makna. Kata “lungun” sendiri dalam bahasa Batak merujuk pada perasaan sedih yang sangat mendalam, sering kali berkaitan dengan kerinduan dan kehilangan seseorang yang dicintai. Lagu ini menghadirkan suasana sunyi, terutama melalui latar waktu malam hari yang identik dengan refleksi dan kesepian. Dengan gaya penyampaian yang jujur dan tidak berlebihan, lagu ini mampu menyentuh hati pendengar dari berbagai latar belakang, karena tema yang diangkat bersifat universal, yakni tentang cinta, kehilangan, dan kerinduan yang tidak terobati.
1. Arti lagu ini
Lagu ini menceritakan tentang seseorang yang sedang dilanda kesedihan mendalam akibat perpisahan dengan orang yang sangat dicintainya. Ia digambarkan duduk sendirian di malam hari, menangis, dan mengenang masa-masa indah bersama kekasihnya. Rasa sepi begitu terasa karena ia tidak memiliki tempat untuk berbagi kesedihan. Ia juga mempertanyakan keberadaan orang yang dicintainya, yang telah meninggalkannya bersama kenangan dan cinta yang masih tersisa. Dalam lagu ini, tokoh utama mengungkapkan kerinduan yang sangat besar dan keinginan kuat agar kekasihnya kembali. Arti dari lagu ini adalah ekspresi kesedihan, kehilangan, dan kerinduan yang mendalam terhadap seseorang yang pernah menjadi bagian penting dalam hidupnya.
2. Terjemahan Indonesia
Secara umum, lirik lagu ini dapat diterjemahkan sebagai berikut: pada malam yang sunyi, aku duduk sendirian sambil menangis, mengingatmu, kekasihku. Kepada siapa aku harus menceritakan kesedihan yang kurasakan ini? Di mana kamu sekarang, orang yang kucintai, yang telah meninggalkanku bersama cinta ini? Aku sangat merindukanmu, dan di sini aku hanya bisa merasakan kesedihan yang mendalam. Tidak ada obat untuk menghilangkan rasa rinduku ini. Aku memohon agar kamu kembali kepadaku dan menunjukkan kasih sayangmu. Aku ingin memeluk dan menciummu seperti dahulu. Aku masih sangat mencintaimu dan merindukanmu.
3. Makna Lagu ini
Makna lagu ini terletak pada penggambaran perasaan kehilangan yang begitu mendalam sehingga sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata biasa. Lagu ini menunjukkan bahwa cinta sejati tidak mudah hilang meskipun hubungan telah berakhir. Rasa rindu yang muncul bukan hanya karena kehadiran fisik yang hilang, tetapi juga karena kenangan emosional yang masih melekat kuat. Selain itu, lagu ini mengandung pesan bahwa kesedihan adalah bagian dari perjalanan cinta. Setiap hubungan memiliki risiko kehilangan, dan ketika itu terjadi, yang tersisa adalah kenangan dan harapan. Lagu ini juga menekankan pentingnya menghargai orang yang dicintai selagi masih bersama, karena penyesalan sering datang setelah perpisahan.
4. Latar belakang lagu ini
Lagu “Lungun” kemungkinan besar terinspirasi dari pengalaman nyata yang sering dialami dalam kehidupan percintaan, khususnya perpisahan yang meninggalkan luka emosional. Dalam tradisi musik Batak, lagu-lagu yang mengangkat tema kesedihan dan kerinduan memiliki tempat yang kuat karena dianggap sebagai bentuk ekspresi jiwa. Latar malam yang digunakan dalam lagu ini juga bukan tanpa alasan, karena malam sering diasosiasikan dengan kesunyian dan waktu untuk merenung. Lagu ini mencerminkan realitas sosial bahwa banyak orang mengalami kehilangan dalam hubungan, baik karena perpisahan, jarak, maupun keadaan yang tidak memungkinkan untuk bersama.
5. Fakta menarik atau keunikan lagu ini
Keunikan lagu ini terletak pada kekuatan emosinya yang dibangun melalui pengulangan kata-kata seperti “masihol” dan “lungun”, yang mempertegas rasa rindu dan kesedihan. Selain itu, penggunaan bahasa Batak memberikan nuansa autentik yang memperdalam makna lagu. Lagu ini juga tidak menggunakan metafora yang rumit, tetapi tetap mampu menyampaikan perasaan yang kompleks dengan cara yang sederhana. Hal menarik lainnya adalah kemampuan lagu ini untuk membangkitkan empati pendengar, seolah-olah mereka turut merasakan kesedihan yang dialami oleh tokoh dalam lagu. Kesederhanaan inilah yang justru menjadi kekuatan utama dari lagu ini.
Kesimpulan
Lagu “Lungun” merupakan representasi yang kuat dari perasaan sedih dan rindu akibat kehilangan orang yang dicintai. Dengan lirik yang sederhana namun penuh makna, lagu ini berhasil menggambarkan kedalaman emosi manusia secara nyata dan menyentuh. Pesan yang disampaikan sangat relevan, yaitu bahwa cinta sejati akan selalu meninggalkan jejak dalam hati, meskipun harus berakhir dengan perpisahan. Lagu ini tidak hanya menjadi karya seni, tetapi juga menjadi cerminan pengalaman hidup banyak orang yang pernah merasakan kehilangan, kerinduan, dan harapan untuk kembali bersama orang yang dicintai.
#LaguBatak #BatakSong #MusikBatak #Liriklagubatak #BatakHits
Belum ada Komentar untuk "Lirik Lungun - Lengkap Chord Gitar & Keyboard + Arti dan Makna Lagu"
Posting Komentar